Calon presiden Barcelona Victor Font menginginkan Xavi Hernandez menjadi pelatih Blaugrana. Font juga ingin melihat Xavi bertahan lama di Camp Nou layaknya seperti Sir Alex Ferguson di Manchester United.

Xavi sempat masuk sebagai salah satu kandidat pelatih Barcelona saat Ernesto Valverde dipecat. Namun, mereka pada akhirnya memilih Quique Setien.

Setelah Setien dipecat pada akhir musim lalu, Blaugrana saat ini dipimpin Ronald Koeman. Pelatih asal Belanda itu sekrang sedang berusaha mengembalikan kejayaan Barca.

Xavi sendiri saat ini sedang melatih klub Qatar, Al-Sadd. Kontraknya di sana akan habis pada akhir musim ini dan belum ada pembicaraan lebih lanjut soal perpanjangan kontrak.

Tunjuk Xavi

Font akan maju dalam pemilihan presiden Barcelona pada 24 Januari mendatang. Jika terpilih sebagai pengganti Josep Maria Bartomeu, dia akan menunjuk Xavi sebagai pelatih.

"Kami memutuskan beberapa tahun lalu kalau orang terbaik untuk membantu kami membangun organisasi kami adalah Xavi," ujar Font kepada Reuters.

"Idealnya kami bisa menempatkan Xavi sebagai manajer umum selama bertahun-tahun seperti Alex Ferguson di Manchester United. Tapi kalau dia perlu memainkan peran lain, dia bisa fleksibel. Hanya sedikit orang yang punya kualitas kepemimpinan seperti dia."

Tak Seperti Guardiola

Sir Alex Ferguson adalah manajer paling sukses di sepak bola Inggris. Ia stelah memenangkan 49 trofi selama 39 tahun karier manajerialnya, termasuk 38 bersama Manchester United.

Font juga menginginkan Xavi bertahan di Barcelona selama bertahun-tahun dan tidak mengekspor keahliannya ke klub-klub Eropa lainnya.

"Saya telah memberi tahu Xavi bahwa kami tidak mampu untuk memiliki kasus lain seperti Pep Guardiola," lanjut Font.

"Pep melatih tim utama dengan sangat sukses selama beberapa tahun kemudian dia pindah dan pergi ke kompetisi lain [Bayern Munich dan kemudian Manchester City]. Kami perlu memiliki Xavi di klub selama 10 tahun ke depan."

Tak Langsung Gantikan Koeman

Meski demikian, Font menegaskan bahwa bukan berarti Xavi akan menggantikan Ronald Koeman dalam waktu dekat. Koeman baru diangkat pada musim panas lalu dan dikontrak sampai 2022.

"Itu adalah keputusan yang akan dibuat direktur olahraga, tapi kami bersyukur Ronald mengambil tantangan ini di masa-masa sulit. Kami senang melihatnya membuat keputusan berani dan memberdayakan pemain-pemain muda yang punya potensi," ucap Font.

"Xavi punya perspektif jangka panjang. Dia baru 40 tahun, dia pernah bilang kepada saya kalau karier profesionalnya sebagai pelatih masih panjang. Jadi tidak akan ada tensi atau konflik."