Josep Guardiola tegas menolak memaksa Sergio Aguero segera beraksi kembali di lapangan. Manchester City memang bermasalah dalam mencetak gol, tapi bukan berarti boleh mendesak Aguero.

Benar, striker Argentina ini sudah berbulan-bulan tidak membantu tim karena cedera parah. Aguero menepi sejak musim lalu, dan belum bermain sama sekali musim ini.

Kehilangan Aguero jelas berdampak buruk bagi Man City. Mereka tidak punya pencetak gol murni yang bisa diandalkan. Gabriel Jesus angin-anginan, Raheem Sterling pun sempat diserang cedera.

Man City seharusnya membeli striker baru, tapi mereka gagal melakukannya musim panas lalu. Sekarang mereka hanya bisa menunggu Aguero, berharap bisa segera pulih dan langsung tancap gas.

Memang butuh, tapi ...

Guardiola tidak membantah. Dia mengakui Man City sangat merindukan sosok Aguero dan gol-golnya. Namun, di saat yang sama dia pun memahami bahwa cedera Aguero masalah serius.

"Saya tidak akan berkata bahwa kami tidak membutuhkan Sergio, sebab kami benar membutuhkannya," kata Pep kepada Daily Mail.

"Namun, Sergio, dia sudah 31 tahun, cedera selama lima bulan dengan masalah yang serius berbahaya. Dia pulih, bermain 50-55 menit, lalu cedera lagi."

"Kami menginginkan dia dan saya ingin dia fit sepenuhnya, sebab sekarang saya tahu betapa pentingnya dia bagi kami," imbuhnya.

Harus hati-hati

Masalahnya, jika salah mengambil keputusan, Aguero bisa saja dihantam cedera yang sama dan terpaksa menepi lagi. Karena itulah Pep memilih bersikap ekstra hati-hati, akan menunggu lagi jika memang diperlukan.

"Namun, kami harus berhati-hati supaya dia tidak kembali cedera. Adalah tanggung jawab saya sebagai pelatih untuk membantunya bangkit dan memberinya waktu sebanyak mungkin," lanjut Pep.

"Selama 12 tahun saya tidak pernah menyalahkan siapa pun. Kami akan menyelesaikannya bersama [masalah mencetak gol]."

"Saya bakal senang jika Sergio kembali, tapi dia pun tidak akan langsung menyelesaikan semua masalah," tandasnya.